Hanya Rp35.000.^_^
Siap dikirim ke seluruh Indonesia
Mau?Sms 085725847570/afdhalikhsan1@gmail.com
Mari Bersabar
Tuntunan Bersabar dalam Kehidupan Sehari-hari
Detail
| Judul | : | Mari Bersabar |
| Penulis | : | Amru Khalid |
| Penerbit | : | AQWAM |
| Isi | : | 120 Halaman |
| ISBN | : | 979-3653-22-1 |
Sinopsis
Manusia senantiasa dihadapkan pada berbagai problematika kehidupan yang selalu datang silih berganti. Sebagai hamba Allah di muka bumi kita tetap dituntut menunaikan ketaatan kepada-Nya dalam berbagai keadaan dan situasi. Tanpa peduli berbagai cobaan dan ujian yang mendera.
Kita pun memahami, bahwa kehidupan di dunia bukanlah kehidupan di neraka, yang seakan tidak ada satu pun yang dapat dinikmati. Karena itulah, Islam memberikan jalan keluar dan resep mujarab dalammenghadapi dan mengelola kehidupan.
Sabar, kata dengan empat huruf ini seringkali menjadi kata akhir dari berbagai jerih payah dan usaha manusia dalam menyelesaikan segala permasalahan kehidupannya. Sabar pun pada akhirnya bukan sekedar anjuran kosong tanpa makna, tidak juga sebuah kepasrahan yang pasif dan apatis. Tetapi, ia merupakan sikap mental yang menjadi ciri khas umat terbaik, umat pemenang, umat yang memimpin dunia dengan cahaya Allah, umat Islam.
Besarnya kemuliaan yang terkandung dalam sifat sabar, adalah tercantumnya sifat sabar ini diantara 99 nama-nama Allah yang indah (Asmรข’ul Husna) yaitu, As-Shabur, yang menegaskan bahwa Allah Maha Sabar. Kita bisa menyimak jawaban Allah Ta'ala, ketika dikisahkan dalam sebuah hadits Qudsy bahwa setiap hari, lautan, gunung dan bumi meminta izin kepada Allah dengan mengatakan, “Perkenankanlah aku melumat manusia. Sesungguhnya mereka menikmati rezeki-Mu, tetapi mereka menyembah kepada selain-Mu!” tetapi Allah berfirman, “Biarkan saja mereka begitu. Kalau saja kamu yang menciptakan mereka, niscaya kamu akan menyayangi mereka!”
Demikianlah, sebuah kenyataan agung yang menggambarkan betapa Allah Maha Penyabar. Bahkan Rasulullah pun bersabda:
“Tidak ada sesuatupun yang lebih sabar terhadap sesuatu yang diperdengarkan kepadanya, selain Allah. Dia dipersekutukan dan dikatakan mempunyai anak. Meski demikian, Dia memaafkan dan memberi rezeki kepada mereka.” (H.R. Al-Bukhari dan Muslim).
Nah, pada sisi inilah Amru Khalid dengan gayanya yang khas dan bahasa tulisnya yang mengalir menyejukkan mencoba mengantarkan kita kepada pengertian dan penerapan Sabar dalam kehidupan sehari-hari.
Sang penulis, juga tak bosan-bosannya memotivasi untuk menumbuhkan sifat mulia ini pada diri kita. Bagaimana caranya? Semuanya ada dalam buku ini. Beliau juga mengetengahkan beberapa hal menggelitik seputar sifat sabar dan aplikasinya pun dikupas. Seperti, mana yang lebih mulia:
Sabar tehadap cobaan, sabar dalam ketaatan; ataukah sabar menahan kemaksiatan?
Kesabaran nabi Yusuf ketika dimasukkan ke dalam sumur tua; ataukah kesabarannya ketika dijebloskan ke penjara?
Sabar dalam ketaatan; ataukah sabar menahan dari kemaksiatan?
Seakan ingin mem-bumi-kan makna sabar dalam kehidupan sehari-hari, beliau juga menawarkan serangkaian saran yang dapat diterapkan dalam kehidupan seorang muslim. Dikemas dengan gaya bahasa berutur yang ringan –namun tetap berbobot- penulis mencoba menyadarkan kita tentang ketinggian sifat sabar, tanpa harus menjejali otak kita dengan berjuta definisi.
Buku ini sarat dengan contoh-contoh praktek bersabar yang semakin memotivasi kita untuk menghadapi berbagai permasalahan dalam kehidupan. Agaknya, hal yang demikian itulah sisi menarik dari buku-buku karangan beliau.
Selamat menyimak!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar